Batu Permata adalah sebuah
mineral,
batu yang dibentuk dari hasil proses
geologi
yang unsurnya terdiri dari satu atau beberapa komponen kimia yang
mempunyai harga jual tinggi, diminati oleh para kolektor batu permata. Untuk itu batu
permata harus dipoles sebelum dijadikan
perhiasan.
Di dunia ini tidak semua tempat mengandung batu permata. Di Indonesia
hanya beberapa tempat yang mengandung batu permata antara lain di
provinsi Banten yang terkenal dengan Kalimayanya, di
Lampung dengan batu jenis-jenis anggur yang menawan dan jenis cempaka, di Pulau
Kalimantan
dengan Kecubungnya (amethys) dan Intan (berlian).
Batu permata
mempunyai nama dari mulai huruf a sampai huruf z yang diklasifikasikan
menurut kekerasannya yang dikenal dengan
Skala Mohs dari 1 sampai 10. Permata yang paling diminati di dunia adalah yang berkristal yang selain jenis batu mulia seperti
Berlian,
Zamrud,
Ruby dan
Safir, batu-batu akik jenis anggur seperti
Biru Langit,
bungur atau
kecubung yang berasal dari
Tanjung Bintang, Lampung saat ini banyak di buru oleh para kolektor karena kualitas kristalnya.
Jenis-jenis batu permata
Batu kecubung atau ametis merupakan jenis batuan mineral kuarsa. Batu kecubung merupakan batu lahir bagi seseorang yang lahir di bulan Februari. Batu kecubung biasanya berwarna ungu sampai merah muda. Dalam sejarah, ungu merupakan warna yang digunakan oleh raja, ratu, dan anggota keluarga kerajaan lain. Karena itulah, para penguasa sering memiliki berlian yang terbuat dari batu kecubung.
Intan atau lebih dikenal Berlian adalah
mineral yang secara
kimia merupakan bentuk
kristal, atau
alotrop, dari
karbon. Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktor kekerasannya dan kemampuannya
mendispersikan cahaya. Sifat-sifat ini yang membuat intan digunakan dalam perhiasan dan berbagai penerapan di dalam dunia
industri.
Intan terutama ditambang di
Afrika tengah dan selatan, walaupun kandungan intan yang signifikan juga telah ditemukan di
Kanada,
Rusia,
Brasil, dan
Australia. Sekitar 130 juta "
carat"
(26.000 kg) intan ditambang setiap tahun, yang berjumlah kira-kira 9
miliar dollar Amerika Serikat. Selain itu, hampir empat kali berat intan
dibuat di dalam
makmal sebagai
intan sintetik (
synthetic diamond).
Batu delima adalah sejenis
mineral silikat. Terdapat sejumlah jenis batu delima yang berbeda, tergantung pada
logam
yang dikandungnya. Kristal batu delima yang ditemukan seringkali
berukuran besar dan terlihat cantik. Warna batu delima paling umum
merah atau
ungu, namun bisa juga ditemukan dalam berbagai warna dan sering digunakan sebagai
perhiasan. Di
Amerika Serikat, batu delima adalah
batu zodiak bagi orang-orang yang lahir di bulan
Januari. Kehadiran batu ini di suatu daerah menunjukan disekitar tempat tersebut terdapat
intan.
Chalcedony /kælˈsɛdəni/ adalah bentuk
kriptokristalin dari
silika, terdiri dari mineral
kuarsa dan
moganit yang saling bertumpuk.
[2]
Kuarsa dan moganit merupakan mineral silika, namun kuarsa memiliki
struktur trigonal sedangkan moganit bersifat monoklinik. Struktur kimia
dari chalcedony adalah SiO
2.
Giok atau
jade adalah sejenis batu "permata hijau" adalah salah satu dari jenis
batu permata yang di dalamnya terdiri dari banyak
unsur mineral yang telah ditemukan dan digunakan oleh bangsa timur selama beribu-ribu tahun lalu.
Pada saat ini batu giok banyak yang berasal dari daerah
Tibet,
Tiongkok dan
Birma sebagai komoditas ekspor. Giok juga dipercaya berkhasiat membuat ketenangan, kegembiraan dan kesehatan, keselamatan.
Selama perjalanan sejarah setelah ditemukan, giok telah dikenal sebagai
asesoris dan
perhiasan
selama ribuan tahun yang lalu oleh peradaban manusia. Bahkan juga
diagungkan sebagai "batu penyelamat" bahkan sebagai "batu kesehatan"
oleh suku-suku bangsa di
Asia Timur dan di benua
Afrika ataupun
Amerika termasuk oleh
suku Maya dan
Inca.
Bahkan dalam dunia
medis dewasa ini juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan yang juga telah dipakai dalam
peradaban manusia pada ribuan tahun lalu. Hal ini banyak tercatat dalam banyak buku
kesehatan kuno dan diakui sebagai salah satu sumber
energi alam. Dalam dunia kesehatan, batu ini banyak digunakan untuk meningkatkan sirkulasi
darah,
anti penuaan dini, meningkatkan kekebalan tubuh dan menghilangkan
keletihan. Batu giok juga banyak dipakai pada saat terapi pijat
ceragem. Selain itu dalam penyelidikan menunjukkan bahwa batu giok mengandung banyak elemen penting seperti
kalsium,
potasium,
besi dan
magnesium.
Batu giok menjadi batu yang paling diminati dalam hal perhiasan,
medis dan juga keunikannya sehingga batu ini juga mempunyai banyak model
tergantung pada saat batu itu diasah dan dibentuk.
Dalam sejarahnya, batu giok adalah satu-satunya jenis batu permata
yang diasah dan dibentuk dalam banyak ukuran dan model. Giok diasah dan
dibentuk mulai dari seukuran meja, patung besar hingga patung kecil,
liontin,
anting,
cincin hingga sebesar kancing. Bentuknya juga bermacam-macam, mulai dari yang berbentuk patung
Buddha, patung
naga
dan patung lainnya, juga berbentuk kotak, lonjong, oval, persegi tiga
hingga persegi banyak. Selain bentuknya, warna dari giok pun beraneka
ragam, mulai dari
putih,
kuning,
merah hingga yang paling populer berwarna
hijau.
Mirah delima,
merah delima, atau
batu Rubi adalah
batu permata berwarna merah yang dapat bervariasi antara merah muda hingga merah darah dan merupakan salah satu jenis dari
mineral korundum (
aluminium oksida). Warnanya terutama disebabkan oleh
kromium. Namanya berasal dari buah
delima
yang isinya berwarna merah. Rubi alami sangat jarang, tetapi rubi
buatan dapat difabrikasi dengan cukup murah. Rubi dianggap merupakan
salah satu dari empat batu berharga bersama dengan
safir,
zamrud, dan
intan.
Harga batu rubi terutama ditentukan oleh warna. Warna merah paling
berkilau dan paling bernilai dapat berharga sangat tinggi melampaui rubi
lain dengan mutu yang sama. Setelah warna, berikutnya adalah
kejernihan: batu yang jernih menandakan harga tinggi.
Safir (
Bahasa Ibrani: ספּיר
sapir) adalah bentuk
kristal tunggal
aluminium oksida (Al
2O
3), suatu
mineral yang dikenal sebagai
korundum. Safir dapat ditemukan secara alami sebagai
batu permata atau difabrikasi pada
boule kristal besar untuk berbagai keperluan, termasuk komponen optik
inframerah, permukaan jam, jendela yang kuat, dan
wafer untuk deposisi semikonduktor seperti
nanorod GaN.
Kelompok korundum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti
besi,
titanium, dan
kromium
memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga, atau kehijauan
terhadap safir. Safir termasuk semua variasi kualitas mineral korundum
kecuali yang memiliki warna merah jenuh penuh, yang dikenal sebagai
rubi.